sederhana

dalam diam dan berpeluh. 

dalam berkata dan berbuat.

dalam lahir dan zhahir.

dalam bersyukur dan bersabar.

hanya yang mampu menyederhanakan makna saat tulus bersyukur dan teguh bersabar tanpa batas lah yang hidup sebenarnya. 

mengambil kelapangan hati menikmati segala situasi..
sederhanalah..

this outside. this inside. 

bismillaah..
this is Abang Umar. this is Adek Janin. 

heading 16 months old. heading 20 weeks. with me in 26 years old. Having two babies before 27 years old. MasyaaAlloh. 



sehat, pinter dan sholih ya Abang. sehat, kuat dan nyaman di dalem ya Adek. 
semoga kuat, sehat, perbanyak taat. 

💪💪💪

Dekatnya Mati

sedih itu kurasa..

baru saja kemarin, 2 teman sekampus meninggal dunia.

sepasang suami-isteri, sepasang kekasih hati.

mereka tinggalkan seorang bayi laki-laki, masih 9 bulan.

ah.. sayang, sejak amat belia engkau menjadi seorang yatim, sekaligus piatu.

lalu, apakah ini ketetapan yang tega?

bukan.. dan pasti bukan.

duh Yaa Robb.. lalu aku bisa apa.

Alloohummaghfirlahum
sedari pagi buta, langit bergerimis lembut.

ah, pertanda ternyata satu sendu lagi.

hati merunduk sedih, entah kenapa. 

Ustadzuna Taufik Ridlo menghadap Sang Ilahi, dengan sakit yang orang tak banyak tau.

begitu banyak jiwa yang bersaksi, beliau seorang baik yang sholih.

seorang du’at.

satu manusia terbaik, pergi lagi. meninggalkan bumi yang tetap fana. dunia kini berganti sosok, apakah yang baik masih bersemaian di tapak-tapak jelajah bumi?

lalu, dengan kepergiannya apakah ini ketetapan yang salah?

bukan.. dan pasti bukan.

husnul khotimah, Ustadz. InsyaaAlloh.

Alloohummaghfirlahu.



lalu sebuah masuk di salah satu chat, tentang..

Seimbang dengan Mengingat Kematian


Sungguh, tak bisa berkata-kata manakala mendengar berita kematian seseorang, jauh atau di dekat jaraknya. Pelajaran yang dahsyat agar manusia sadar bahwa itulah pemutus nikmat. 

Kematian dengan segala kerahasiaannya, seharusnya membuat manusia bisa hidup lebih seimbang. Manusia tidak akan bersikap liar, bebas seolah tidak ada yang mengawasi. Pun, manusia akan bersemangat keluar dari penjara hati. Bahwa kesulitan hidup pasti ada solusi. Allah tak membiarkan manusia sendiri.

Seimbang di sini juga masalah rasa. Kala manusia dalam kelapangan hidup, dia akan merasa sesungguhnya hidup itu sempit. Ya, karena kematian terus membuntuti. Namun, jika dalam kesempitan, ia akan merasa lapang. Benar, karena akhir hidup yang misteri kedatangannya seharusnya tetap membuatnya bahagia dengan tetap bersandar kepada-Nya.

Sungguh, Allah tak menjadikan semuanya kecuali karena ibrah yang berharga


#lebihbaiktiaphari

(Bu Henny, 060217)

nah kan..

hidup ini akan berujung.

lalu buat apa, sebuah angkuh sombong dimahkotakan.
hei.. carilah.. carilah seorang teman yang baik.

oh bukan seorang, tapi sebanyak kau bisa.

carilah mereka yang baik.

yang baiknya di dunia, lalu membawa baiknya hingga ke Surga.
carilah.. dan jadilah.. kumpulan yang baik.
~ ~ ~

permulaan pagi gerimis, di senin hari.

hamdalaah.. terlembabkan kembali hati yang seringkali mengering.
nah, sampai bertemu di puncak hari.

semoga Alloh Perkenankan, husnul khotimah.
Bismillaah..

haloha!

udah 2017 aja 😱

ini blog created sejak 2011. wow, udah 6 taun. masa golden  age nya udah lewat. maka pantas saja ini Blog ga kejamah dengan alasan too many reason. wkwkwk..


media sosial mulai beralih soal kekinian. postingan lebih  simple dijejakkan di sebuah lapak bernama, Instagram!

walaupun Blog ini tertaut dengan IG, perkara privasi membuatnya jadi tak gampang terjamah. hehe. 
yes Instagram, setaun ini menjadi semacam miniblog. tinggal buka-pilih gambar-bikin caption-post deh. 
kalau Blog, rasanya randoum thoughtnya berasa lebih berat aja. haha. Hmm.. entahlah.. 
sebenarnya hasrat menjadi Mamak kreatif itu ada. iya, ada. semacam seorang Mamak yang rajin nongkrongin kajian atau baca buku seputar parenting, lalu bikin resumenya, terus posted. atau Mamak yang rajin masak dan bikin kreativitas masak, lalu posted. atau seorang Mamak yang jago craft sehingga bikinin anaknya mainan atau rumahnya ramai dengan karya tangannya, kemudian jejakkan untuk posted. dan sederetan hasrat kreatif seorang Mamak-Mamak kekinian di zaman terkini ini.

ah tapi itu hanya numpang lewat.. eeeeeey, walau gak keren keren gini, namun aku pernah lakukan loh. yaa.. sekali dua kali mungkin dalam hitungan milyaran detik. haha. ya selama jadi Ummi buat Umar. 15 bulan terakhir. tapi ya itu, sekali dua kali. dan lebih cenderung tampak ga kreatif. wkwkwk..

seenggaknya di masa dimana-mana gampang akses informasi, diriku yang fana ini masih punya teman2 sebagaimana di atas. tambahannya malah kebanyakan mereka sholihah 💞

jadi belajar banyak hal. baca tulisannya, mengamati aktivitasnya sampai bertukar cerita. walau kebanyakan final di diriku adalah, just tau. haha., in case hal-hal yang memang ga ribet buat dilakukan. 
Oh Alloh.. terimakasih menempatkanku pada hidup yang harusnya penuh kesyukuran. tapi seringkali aku lalai. 

mampukan aku dan segenap yang bertautan denganku untuk itqonul amal mengisi hari-hari yang segera akan berujung. 

jazakumulloohu khoyron, orang-orang baik yang memberikan inspirasi selama tepat 26tahun3bulan hari ini 😀

ahhalooo..

selamat kamu udah nulis lagi, Rey..

whatalife~

bismillah.

ada apa dengan hidup?
letupan emosi not slow down baby nyatanya.
apalagi yang beneran baby *lirik Umar. hoo~

someday, ya pernah jenuh. iya.
seperti kewalahan. ini dan itu. begini dulu baru begitu. sekarang kudu dan ntar dulu.
di otak ini semacam berkembang lokus lokus baru untuk tiap assignment.
masing2 lock and lock. hanya saya dan pikiran saya sendiri yang tau cara kerjanya.
yang bisa saya switch, giliran mainnya. berotasi.

suatu kali, saya akhirnya minta dibekam sama mbak2 yang jago bekam plus herbalist.
dibekam, karena oh karena sekujur body udah kaku banget.
apalagi pasca melahirkan. merawat bayi. mengurus rumah.
ohiya memdampingi Suami. hehe.
rasanya seumur hidup, belum pernah saya merasakan gejolak sakit sakit badan sampai ke tulang gitu.
ternyata, sebelum dibekam. Mbaknya cek ricek dulu. semacam diagnosa.
lihat telapak tangan saya *kaya baca masa depan aja*
maksudnya, titik titik atau guratan atau semburat warna di telapak tangan bisa diketahui apa yang bermasalah dari sisi metabolisme, bahkan sampai emosi.

yep, she said.
saya kebanyakan mikir. apa-apa dipikiran.
kurang rileks. kurang nyante. kurang piknik.

jauh sebelum hari itu, saya tersadar.
kalau diri saya ini emg tipikal pemikir.
pemikir masalah. hahaha.

i wanna see everything look good. even perfect.
eeen.. itu bener2 saya bikin dalam pikiran list to list. sampai ke piece to piece.

nah.. ada apa dengan hidup?
ya ada apa?
ya, ada ujian ada nikmat.
tapi untuk ngefeel itu suatu yang bahagia atau ribet.
*lebih enak bilang ribet, karena ini konteksnya ternyata adalah ‘what else i do’ – ‘do’ yaitu sebuah kerja. sebuah amal.
oke cukup.

sampai sampai, kalau istilah sekarang ‘baper’.
sering saya baper karena di awal – segala yang udah saya pikirin, lalu muncullah sebuah umbul umbul bergoyang ‘kewalahan’
padahal, dikerjain aja belum.

apalagi, di tengah kurleb 6 bulan terakhir.
tentu saya fokus utama amal saya adalah Baby Umar.
sedang, segala hal kini di bawah atap rumah ini, saya semua yang handle.
bahkan ga jarang saya baper sama Suami.

ternyata urusan sigap untuk taat berkhidmat kepada Alloh, melalui status isteri dan ibu. ga gampang.
salut buat mereka yg masih jadi working mom di luar rumah, dan tetep powerwush dengan kondisi rumah.

lokus di kepala saya yang berlock and lock ini masih akan terus ada.
mereka sudah lama berkecambah disitu.
hanya pergantian substansinya aja yangbisa berubah ubah.

satu model kehidupan lagi. walau sudah setahun lebih begini statusnya, tetap masih saja newbe.

satu jejak lagi, pijakan baru.
jangan sampai hidup jadi magnet yang bisanya cuma sibuk soal dia.
semakin sibuk dengan dia, semakin capek, lelah, ringkih, bahkan bisa marah.
semuanya cuma akan menguap.
segala lelah amalmu cuma diterima kala ikhlas dan ittiba’.
bahagialah bersama amal-amalmu.

karakter udah begini. salah itu pasti tetap ada. dan menjadi benar itu usaha yang harus dipastikan ada.
gimana pun dirimu, udah aja poles terus pake ilmu. biar amalnya baik.

*hayolosemangat*

hai! #Dua

Bismillaah

#PartDua
last date in January, 31.

tepat sebulan yang lalu, perpisahan itu pun kembali datang.
tapi kali ini bukan aku yang pergi.
Mama dan kedua Adek yang pergi kembali, meninggalkan aku yang sudah tak sendiri.
meninggalkan, karena memang harus kembali kepada rumah yang sudah merindukannya.
memangnya aku ga rindu, Maaaam? huhu.
*bocah

yaps. 11 hari, Mama dan Ima dan Nina dan segala jejak baiknya tinggal di rumah kami.
rumah kontrakan yang hampir habis jatah waktunya. hehe.
tapi kita perpanjang lagi :p

11 hari yang meredakan buncah rindu setahunku, rindu segalanyaaa..
apalagi tampak fisiknya.
selama hamil, melahirkan hingga mengasuh bayi.
hanya wajah Bundaku yang terbayang-bayang.
betapa mulia kasih dan cintanya untukku, untuk Adik-adikku, untuk Ayahku, untuk Keluargaku.
*mewek lagi dah ayeee n.n

tetiba di suatu pagi, pagi pertamanya.
yang seharusnya Emak mah yak jauh-jauh dari Rantauprapat sana ke Citayem sini, ya istirahat dong.
heyalaaaah.. pag itu amat mencengangkan.
izin ngiliq sebentar saja, kubawa Umar melaju di boncengan Abanya.
sepulangnya, kudapati rumahku ramai nian seperti ada perstiwa hebat di bagian belakang sana.

barang2 bekas tak terpakai sudah tertumpuk di halaman depan untuk disingkirkan selamanya.
sederatam pakaian abia dicuci sudah ngejembreng dimana-mana.
halaman depan, huwoh meriah lah pokoke. haha.

saat kulangkahkan kaki dengan ucapan salam.
bengong liat isi rumah sudah berubah posisi.
rumahku sedang di-make over maksimal, pemirsaaah. hihi.
dari depan sampai belakang.
ketauan deeeh jelek2nya si empunyanya rumaaah.

malu deh rasanya.
tapi ya bukan Mama dong namanya kalau ga ‘ceriwis dan ga nahan’ liat sesuatu yang dirasa ga elegan.

yaps. layaknya rumahnya jua.
kini Bundaku lah yang mengatur dan seliweran sana sini pengen semuanya tampak oke.

aku maunya, Bunda dan kedua adikku bener2 hadir disini menikmati liburan.
bukan beberes lagi macam di rumah awak. ehehe.

ah, Mom.. Sisters..
maacih ya. love you somuch lah guys.

hai! #Satu

Bismillaah..

Fufufu.. Udah 2016 ya?
Welcome Home dong Blog ke akuuu. Hoo~

#PartSatu
last date in January, 31.
Alhamdulillah, Umarku sudah 3 mo 😊
di 3 bulan usianya, Umar sudah banyak berceloteh, sudah merespon dengan baik obrolan ala2 bayi, sudah begitu banyaaak senyum manisnya juga tawanya yang mulai nyaring, sedang belajar miring dan tengkurep.

anyway, di awal-awal pernah gregetan kok Babang Umar belum bisa miring & tengkurep.
tapiiii.. aku disadarkan ‘setiap bayi itu istimewa, jangan pernah membandingkan pertumbuhan & perkembangannya, daaan tetep exercise baby dengan sabar dan optimis. karena tugasnya orangtua adalah menuntun buah hati untuk mampu, sedangkan kemampuan capai tumbuh dan kembangnya adalah hak Alloh. bersabar aja’
kira-kira begitu~

dan lagi, setelah baca2 artikel juga.
terkadang hambatan #eh bukan deng, tapi tantangan.
yaps, tantangan ini buat Umar adalah di berat tubuh.
Umar BB kurleb udah 7kiloan, PBnya jg udah 60cm-an.
sekel, kalau kata Neneknya.
haha.

Ummanya tetap makmur sentosaa.
kangen kurus siih. ahsudahlah. haha.

Abanya tetap puter nyali dan ikhtiar jemput rizki cari berkahnya Alloh, untuk anak dan isterinya, ehehe.
sedekah terbaik buat keluarga lho.
apalagi isteri dan anak.
semoga Alloh memberatkan setiap amal baikmu, Suami.
pun sesuap makanan yang pernah kau berikan padaku.
Alloh always show you the right way, InsyaaAlloh.
maaciiih, jazakalloh khoyron jaza’ 🙂
*kita kompak nyemangatin Sang Kapten yuks, Babang Umar (*>_<*)ノ

sehat, kuat nan sholih terus ya duo lelakiku.

hmm.. apalagi ya.
Oya, aku resmi resign. hehe.

theeen..
pengen ngejejakin momen memorable di penghujung taun kemaren deeeeh.

iyaaa~
soalnyaa setelah hampir 1 tahun tak memeluk, tak mencium, tak memandang seksama wajah cantik bersahaja milik Bundaku, kita pun bertemuuu.
berkah kehadiran Umar, si Nenek bisa nengokin langsung kesini.. plus2 duo 'Ammahnya yg baru pertama kali nginjekin kaki di luar Sumatera naek pesawat gituuu. hihi.

aku cerita di #PartDua.
sekian.
wassalam.
xD